Warga Wonosobo Gantung Diri Dan Mempunyai Riwayat Penyakit Gula

Foto : korban bunuh diri sedang dievakuasi oleh tim INAFIS Polres Grobogan

GROBOGAN, Minggu (15/11/2020) Lingkaran Media - Warga Kabupaten Wonosobo bunuh diri dengan cara menggantung diri di Kandang Kambing, Bahwa benar sebelumnya korban berkunjung ke rumah anaknya 1 tahun yang lalu ikut Dusun Ronggo, Rt. 02 Rw. 01, Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, dan pada hari Kamis tanggal 12 November 2020 korban berkunjung dirumah saudaranya yang ada di Dusun Krajan, Rt. 01 Rw. 01 Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, dan pada hari Sabtu tanggal 14 November 2020 sekira pkl 20.30 Wib.

Saksi 1 Ernawati Binti Marjono (Alam) melihat korban masih tiduran ditempat tidur dan ditinggal pergi ke rumah saudaranya yang rumahnya bersebelahan dengan rumah saksi 1 dengan pintu rumah terbuka, kemudian sekira pukul 21.00 Wib saksi 1 pulang dari rumah saudaranya kemudian saksi 1 masuk ke kamar untuk istarahat dan sekira pkl 21.15 Wib saksi 1 keluar dari kamar dan melihat korban sudah tidak ada di tempat tidur, kemudian saksi 1 pergi keluar rumah untuk mencari korban.

Kemudian Saksi 2 Laelatul Fajriah Binti Ahmad Yaeni (25) hendak pulang kerumah dari rumah saudaranya dan melihat korban sudah tergantung di depan kandang kambing Karena panik saksi 2 berteriak minta tolong dan datanglah saksi 1 dan saksi 3 Yono Bin Marjono dan warga sekitar. Atas kejadian tersebut dilaporkan kepolsek Grobogan dan dari polsek Grobogan bersama inafis Polres Grobogan dan tim medis Puskesmas Grobogan yang dipimpin kapolsek Grobogan mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. 

Dari hasil olah TKP didapatkan hasil bahwa Korban gantung diri dengan Slendang warna hitam dari kain dengan panjang 1,5 meter yang di ikatkan pada usuk atap rumah yang berada didepan kandang kambing dan posisi kaki korban tertekuk dan menempel ke tanah dan terdapat potongan kayu jati dengan panjang 40 cm yang diduga untuk memancat. Jarak simpul atas dengan simpul bawah 35 cm, jarak simpul atas sampai dengan tanah 184 cm, tinggi korban 156 cm, baik simpul atas maupun simpul bawah merupakan simpul hidup, terdapat bekas jeratan tali pada leher korban dengan lebar 1,5 cm, mulut mengeluarkan air liur, kemaluan mengeluarkan air kencing / seni dan dubur tidak mengeluarkan feses, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.

Foto : loakasi kejadian gantung diri diberi garis polisi

Dari keterangan pihak keluarga korban baru 4 hari di rumah Saudaranya ikut Dusun Krajan Rt.01 Rw.01 Desa Teguhan Kecamatan Grobogan, dan korban yang bernama Kamsiyah Binti Waliyo (Alam) umur 55 tahun,warga Dusun Gletosari, RT.02,RW.03, Desa Kretek, Kecamatan Kerten, Kabupaten Wonosobo, mempunyai riwayat penyakit gula / Diabetes yang tidak kunjung sembuh, Setelah selesai melaksanakan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pemeriksaan luar terhadap jenazah Korban pihak keluarga korban sudah menerimakan kejadian tersebut dan tidak dilakukan outopsi dan telah membuat surat pernyataan,selanjutnya Korban diserahkan kepada pihak Keluarga untuk dimakamkan.

Reporter : Dwi Ari Wibowo

Editor : Miftakh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warga Wonosobo Gantung Diri Dan Mempunyai Riwayat Penyakit Gula"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera