Makanan Tradisional Orang Papua Sagu Bungkus Dan Ulat Sagu Sangat Khas Dan Banyak Mengandung Protein Demi Kesehatan

Foto : warga sedang membuat makanan sagu

SORONG SELATAN, Minggu (12/07/2020) Lingkaran Media - Semenjak para leluhur masyarakat papua belum mengenal peradaban luar, masyarakat papua sudah sangat mandiri ,walaupun perkembangan mereka terkait peradaban sangat klasik .Adat istiadat merekapun sampai saat ini masih di pertahankan termasuk makanan pokok mereka yaitu sagu.

Jenis makan sagu yang mereka buat juga beraneka ragam serta dapat di kelola dalam berbagi bentuk, mulai dari yang di bakar mereka menyebutnya sagu bakar,adapula yang di rendam dengan air yang masih mendidih untuk di jadikan makan yang mereka sebut papeda.
Bagi masyarakat papua makanan  mereka yang berasal dari alam yang sudah tersedia.
Tumbuhan sagu pun ada beberapa macam jenisnya ,ada sagu yang pohonnya berduri hingga kepelepah.dan adapula yang tidak memiliki duri.

Salah satu keluarga di kabupaten  sorong selatan ,keluarga Bapak Demianus  Namora masih mengkomsumsi makanan pokok papua ,dan bahkan setiap harinya sagu tidak pernah telat bahkan setiap dua hari sekali bapak namora bersama keluarga mereka kedusun untuk berburu dan mengambil sagu untuk di konsumsi sehari harinya.


Yang sangat menarik dari makanan khas papua adalah lauknya.untuk di makan dengan  papeda/sagu. yang di rendam dengan air panas,adalah ulat sagu . Ulat sagu  berasal dari pohon sagu yang di tinggalkan beberapa minggu  tidak di kelola hingga membusuk ,sehingga ulat sagu itu,dapat di ambil dari pohon sagu yang sudah di membusuk.

Saat di temui lingkaranmedia.sorong selatan. “ ibu youlce kefire yang merupakan istri dari bapak demianus namora ini, menyampaikan bahwa mulai dari turun temurun mereka hanya makan sagu dan ulat serta sayurnya pun dari pucuk pohon sagu. Ibu ini menyampaikan pula agar makanan pokok mereka harus di jaga kelestariannya ,demi kelangsungan pangan orang papua ,apabila hutan habis kami tidak bisa lagi makan sagu tuturnya.

Kembali kemakanan pokok orang papua,pemerintah  harus melahirkan satu peraturan daerah khusus untuk tumbuhan sagu yang tersebar di seantero tanah papua. Tumbuhan ini harus  jaga kelestariannya demi kelangsungan sumberdaya alam yang merupakan bahan makan pokok bagi mereka.

Beberapa perusahan kelapa sawit  yang hadir di tanah papua banyak menghancurkan hutan sagu yang selama ini  menjadi tempat mencari makan mereka.Ibu youlce kefire,saat di temui lingkaranmedia.sorong selatan. “ juga menuturkan ,kalau saja kedepan sagu hancur dan habis karena perusahan ataupun  bentuk bentuk yang merusak alam papua ,kita nanti mau cari makan di mana.

Ulat sagu yang merupakan ciri khas untuk di jadikan lauk ,sangat siple untuk di konsumsi ,mengelolanya pun gampang dapat di bungkus dengan daun sagu serta  di bubuhi dengan potongan kecil pucuk sagu, lalu di asar di atas bara api,hanya selang beberapa menit sudah siap di santap. Pesan ibu youce kefire kita harus kembali kemakan pokok dan hutan sagu harus kita jaga. Dimasa Covid 19 kita dilarang keluar ,di larang kemana mana, pada saat itu ,kita mau makan apa, dapat uang di mana,untung masih ada sagu dan ulat sagu,sehingga kita bisa makan seperti biasanya, Kata ibu youlce.



Reporter : Miftakh
Editor : Tuti Wuryaningsih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Makanan Tradisional Orang Papua Sagu Bungkus Dan Ulat Sagu Sangat Khas Dan Banyak Mengandung Protein Demi Kesehatan"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera