Warga Ngarap Ngarap Berbondong Bondong Ke Balaidesa Untuk Meminta Penjelasan Ke Kepala Desa Terkait Bantuan Dampak Covid-19, Nur Wachid : Siap Menjelaskannya Kepada Warga

Foto : Kepala Desa Ngarap Ngarap menjelaskan bantuan dampak covid-19 kepada masyarakat Ngarap Ngarap

GROBOGAN, Selasa (12/05/2020) Lingkaran Media - Warga Desa Ngarap Ngarap, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan mendatangi Balaidesa Ngarap Ngarap untuk mempertanyakan atau meminta penjelasan bantuan dampak covid-19, karena warga menganggap ada pilih kasih dalam pemberian bantuan tersebut.

Dengan berbesar hati Kepala Desa Nur Wachid  menjelaskan program bantuan dampak covid-19 kepada  warga yang datang di balaidesa setempat yang dihadiri oleh Perangkat Desa, Babinsa Kamtibmas, dan Kaur Kesra Kecamatan Ngaringan.

Dalam penjelasannya Kepala Desa Nur Wachid, Selasa (12/05/2020) mengatakan, ini gara gara covid-19 atau Corona, yang menjadikan pusing Kepemerintahan Pusat sampai paling bawah di Desa, ini terjadi semua seluruh Indonesia terjadi kesalah pahaman yang telah dilontarkan karena surat itu dua hari sekali,tiga hari sekali merubah rubah, dan kami dari pemerintah an Desa beserta satgas relawan covid-19 Desa Ngarap Ngarap lembur untuk warga semua.

" Jumlah KK satu Desa Ngarap Ngarap lima dukuhan 1879, Yanga dapat BPNT 700 KK, BPNT susulan sebanyak 360 KK, data DTKS 50 KK dari kementrian sosial termasuk Non DTKS 79, dengan jumlah 129 KK, yang diajukan Kabupaten 627 KK semua warga saya ajukan ke Kabupaten, sampai sekarang paham ya," penjelasan Kepala Desa Ngarap Ngarap Nur Wachid.

Lanjutnya, tapi setelah Desa termasuk anggota satgas covid-19 mengajuka ke daerah yang di ACC 534 KK. tambahan yang 360 belum dapat bantuan soalnya kartunya masih berada di BRI, yang terdaftar di 360 disuruh mengumpulkan KTP sama KK untuk membuat rekening, bantuan itu ada beberapa satu, yang kemarin sudah turun dari bantuan DTKS dan Non DTKS sebanyak 129 KK dari kementrian Sosial, dari 129 ada yang sudah turun ke kantor pos 36 KK dengan rincian, Dusun Krajan 18 KK, Dusun Jetis 7 KK, Dusun Taunan 3 KK, Dusun Brenggolo 2 KK, Dusun Kagok 5 KK, jumlahnya 36, yang sudah masuk rekening baru 36 orang dan menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial Pusat.

Yang kedua sebanyak 627 yang sudah diajukan ke Kabupaten untuk mendapatkan bantuan yang wujudnya berbentuk sembako senilai 200 ribu belum turun, sifatnya bantuan itu turunnya bareng, mengambilnya dimana belum ada pemberitahuan dari pemerintah, yang ketiga, yang menjadi kewenangan pemerintahan Desa wujudnya BLT Dana Desa ini yang menjadi kewenangan Desa, yang BPNT, PKH tanggung jawab pendamping, DTKS dan Non DTKS menjadi tanggung jawabnya Kementerian Sosial melalui kantor Pos, yang Dana Desa mengambilnya di BKK dan membuka rekening di BKK, kata Nur Wachid.

BLT Dana Desa satu Desa sebanyak 155 KK, dengan rincian sebagai berikut Dusun Krajan 43, Jetis 40, Taunan 30, Brenggolo 23, kagok 18 sesuai dengan prosentase, yang menentukan adalah Pak Kadus, Pak Kadus dari Pak RT. Tapi yang jelas sampai saat ini program bantuan belum turun termasuk yang digembar gemborkan Pak Jokowi juga belum turun, bantuan tersebut tidak semua mendapatkan, yang dapat yang terkena dampak ada kreterianya seperti yang kena PHK, masyarakat yang kena dampak.

Desa Ngarap Ngarap berani menganggarkan sebesar 280 juta diambilkan dari Dana Desa, setelah diambilkan dari Dana Desa sekian persen 280 juta dibagi 1.800.000 ketemu 155 KK, secara otomatis di tahun 2020  ada titik titik yang tercantum digrafis Desa dengan sehubungan dengan adanya virus di kensel, termasuk ADD juga terpangkas.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Desa Ngarap Ngarap, semua warga yang berada di Balaidesa menjadi paham dan pulang kerumah masing masing dengan tertib, suasana menjadi kondusif.

Reporter : Miftakh
Editor : Miftakh

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Warga Ngarap Ngarap Berbondong Bondong Ke Balaidesa Untuk Meminta Penjelasan Ke Kepala Desa Terkait Bantuan Dampak Covid-19, Nur Wachid : Siap Menjelaskannya Kepada Warga"

  1. Smangat untuk pejuang desaku...smoga lancar urusanmu

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera