MAKAM NYAI AGENG TUMENGKANG SARI (CUCU SUNAN GIRI) AHLI PENGOBATAN

Foto : makam Nyai Ageng Tumengkang Sari

MISTERI, Rabu (15/04/2020) Lingkaran Media - Sunan Giri menikahi dua (2) orang perempuan, yaitu Dewi Murthosiyah putri Sunan Ampel dari Surabaya dan Dewi Wardah yang tak lain adalah anak perempuan dari Ki Ageng Bungkul, Surabaya.

Sunan Weruju, adalah putra Sunan Giri dari hasil pernikahannya dengan Dewi Murthosiyah. Sunan Weruju sendiri memiliki seorang putri bernama Nyai Ageng Tumengkang Sari. Jadi Nyai Tumengkang Sari boleh dikatakan sebagai cucu Sunan Giri.

Kompleks pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari berada jauh di luar kompleks makam Sunan Giri di Kebomas Gresik, tepatnya terletak Pemakaman Sumur Songo, Kelurahan Sidokumpul, Gresik. Masyarakat asli Desa Sumur Songo dan sekitarnya juga menjuluki Nyai Ageng Tumengkang Sari dengan sebutan Mbah Buyut Sumur Songo atau Nyai Ageng Pamengkang Sari atau Nyai Ageng Pemangku Sumur Songo.

Sebagai cucu Sunan Giri, Nyai Ageng Tumengkang Sari kala itu juga sangat berjasa pada perkembangan Islam di wilayah Gresik. Semasa hidupnya beliau juga dikenal sebagai perempuan yang ahli dalam pembuatan jamu (pengobatan) dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang akan melahirkan.  Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajad di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (muda dan lancar, red). Para peziarah itu biasanya membawa minyak kelapa dan air dari Sumur Songo yang diyakini berkhasiat terutama membantu proses melahirkan.

Dinamakan Dusun Sumur Songo (Sumur Sembilan) karena waktu itu Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk pertama kalinya babad alas(membuka hutan) di kawasan yang sekarang bernama Sido Kumpul Gresik. Beliau dan para pengikutnya membuat sumber air (sumur, red) berjumlah Sembilan (9). Namun sayangnya hingga saat ini peninggalan yg berupa sumur belum semuanya ditemukan, karena posisinya terletak di antara pemukiman warga setempat.

Nyai Ageng Tumengkang Sari sangat ahli dalam pembuatan jamu dan banyak menolong perempuan yang akan melahirkan maka nama yang lebih sesuai adalah Nyai Ageng Pamengkang Sari. Pamengkang merupakan istilah dalam Bahasa Jawa dari kata mekangkang yang berarti menjauhkan posisi kaki satu dengan kaki yang lain yang dijumpai pada saat perempuan akan melahirkan bayi.

Foto : keberadaan makam di luar cungkup makam Nyai Ageng Tumengkang Sari

Editor : Miftakh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MAKAM NYAI AGENG TUMENGKANG SARI (CUCU SUNAN GIRI) AHLI PENGOBATAN"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera