Karangan Bungan Membanjiri Desa Penolak Jenazah Perawat Korban Covid-19

Foto : Penampakan karangan bunga di Desa Sewakul

UNGARAN, Sabtu (12/04/2020) Lingkaran Media - Hari ini, warga desa Sewakul kebanjiran rangkaian bunga yang mulai berdatangan sejak semalam, beberapa rangkaian bunga uang dikirimkan ini ini bertuliskan ‘Turut Berduka Cita atas Matinya Hati Oknum Tolak Pemakaman Perawat Korba Covid 19’.

Meskipun Pak RT Purbo bersama 9 warga lainnya saat ini tengah diperiksa oleh Polda Jateng, rupanya hal ini belum membuat publik berhenti menyayangkan kasus penolakan jenazah perawat NK yang meninggal karena terinfeksi virus Corona.

Bunga ditulis dikirim atas nama IPEGERI (Ikatan Perawat Gerontik Indonesia), Perawat Sukani dari Jakarta Timur, Erwin Perawat Jakarta bahkan ada kiriminan DPK RSNI Papua.

Sampai berita ini diturunkan, kiriman karangan bunga terus membanjiri warga Sewakul sebagai wujud protes penolakan warga terhadap pemakaman jenazah Perawat korban Covid-19.

Nezitenpun mulai ramai menimpali postingan yang termuat di group Media Informasi Kota Semarang,

“Mampus kowe kabeh (kamu semua) warga Sewakul, karena kelakukanmu akhirnya warga Sewakul jadi (dianggap) buruk semua di mata orang seantero Nusantara” Ungkap Greg Harry Prasetya.

“ Pejabat RT sok jadi penguasa kayak negaranya sendiri… Presiden saja gak berani melarang malah menganjurkan segera dikubur” Basyuni menambahkan
“Ambyar kie (ini) lur (saudara) wargane..” tutur Seli Elmeira.



Reporter : Dwi Ari Wibowo
Editor : Miftakh
Sumber : kabarindog.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Karangan Bungan Membanjiri Desa Penolak Jenazah Perawat Korban Covid-19"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera