Pencurian Dan Kekerasan di Desa Kronggen, Kecamatan Brati Karena Sakit Hati

Foto : korban pencurian dan kekerasan


GROBOGAN, Sabtu (28/03/2020) Lingkaran Media - Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku bernama Evan Supriyadi (41), warga Dusun Pasiraman RT 13 / RW 03, Desa Katekan, Kecamatan Brati, Grobogan. Polsek Brati berhasil mengungkap kasus pencurian yang disertai dengan kekerasan (Curas) di tanah tegalan (Senggeman) milik Perhutani tepatnya di Dusun Permas, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Grobogan. Sabtu (28/03/2020) sekira pukul 12.30 WIB.
Berdasarkan pengakuan pelaku, kejadian bermula saat pelaku diantarkan pulang oleh korban menggunakan sepeda motor Honda SPC 150 cc  nopol K 3965 AZF. Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku langsung melakukan kekerasan kepada korban.

Kapolsek Brati, AKP Asep Priyana mengatakan, selain melakukan tindak pidana pencurian, pelaku juga melakukan tindak kekerasan terhadap Mega Murni (35), warga Desa/Kecamatan Godong, Grobogan.

"Pelaku ditangkap di Dusun Mlakas, Desa Lemah Putih, Kecamatan Brati, Grobogan," ungkap AKP Asep.

"Setelah pelaku membawa kabur motornya, korban kemudian berteriak minta tolong," imbuh Asep.

Teriakan korban didengar oleh NurSugiyarto (28), Muhamad Nashih (40) dan Sahal Mahfud (26), ketiganya warga Desa Kronggen, Ketiganya kemudian mencari asal suara teriakan korban, dan mendapati korban sudah tersungkur dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Salah satu dari mereka langsung melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Brati.

Sementara, petugas masih melakukan penyelidikan dan olah TKP. Di saat yang sama, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, pelaku mengendarai sepeda motor yang mirip dengan ciri-ciri motor korban berjalan ke arah selatan. Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Brati untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari informasi yang diperoleh, pelaku melakukan aksinya tersebut karena sakit hati tidak diberikan pinjaman uang oleh korban.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Kerja keras yang dilakukan petugas membuahkan hasil. Pelaku berhasil diamankan di Dusun Mlakas, Desa Lemahputih dengan barang bukti yang masih utuh berupa kendaraan milik korban dan sebilah pisau yang dipergunakannya untuk menusuk korban.

Korban sendiri pernah bekerja sebagai TKW di Taiwan. Baru dua bulan ini, ia pulang ke kampung halamannya di Desa Godong, Kecamatan Godong, masih dalam keadaan bersimbah darah dan masih hidup dibawa ke RS Yakkum Purwodadi.

Reporter : Miftakh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pencurian Dan Kekerasan di Desa Kronggen, Kecamatan Brati Karena Sakit Hati"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera