Gedung Lo Ji Papak Di Kecamatan Geyer Tempat Tinggal Pembesar Belanda

Foto : Gedung Lo Ji Papak peninggalan Belanda di Geyer

GROBOGAN MISTERI, Senin (17/02/2020) Lingkaran Media - Gedung Peninggalan Belanda, Lo Ji Papak sebagai tempat markas besar Belanda di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan sebagai bangunan gedung pertama belanda di Grobogan, ceritanya dulu tempat tersebut sebagai tempat tinggal pembesar Belanda yang berada di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, sekarang terbengkalai dan tidak terawat terkesan angker.

Gedung Papak tersebut dibangun Belanda pada tahun 1919 Masehi, dan setelah Belanda terusir dari Indonesia dalam peperangan melawan Jepang gedung tersebut yang waktu penjajah Belanda sebagai tempat tinggal pembesar Belanda, telah beralih fungsi sebagai tempat bordir untuk pemuas nafsu berahi para tentara Jepang yang berada di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

 Barang barang peninggalan Belanda maupun Jepang hanya tertinggal dua tempat tidur yang masih ada namun juga tidak terawat, untuk yang lainnya tidak kelihatan sudah hilang, dengan terkesan angkernya tempat peninggalan Belanda tersebut juga diselingi oleh cerita cerita rakyat yang berbau mistis, seperti keberadaan manusia besar tinggi dan hitam, dan juga adanya perempuan Noni Noni Belanda berambut merah dan berpakaian merah yang tinggal bersama dengan ibunya menambah kesan keangkerannya.

Foto : gapura gedung Lo Ji Papak

Penjaga gedung pak sokiran, Senin (17/02/2020) mengatakan, iya mas kalau cerita dari masyarakat seperti itu, namun sebenarnya gak masalah saya juga tinggal disini cukup lama biasa mas bila sebuah tempat kalau tidak dihuni pasti ditempati mahkluk mahkluk yang tidak kasat mata.

" Dulu pernah ada yang kesurupan namun bisa saya tolong dan orang Jawa gak menghilangkan jawanya maka saya sebut penunggu disini untuk tidak lagi mengganggu " ujarnya.

Sementara itu, bagian Humas Perhutani Geyer Budi Hermawan, gedung Lo Ji Papak itu berada tanggung jawab dari Perhutani mas, bila ada isu isu tentang keangkeran gedung tersebut saya juga gak tahu, karena saya juga gak melihat sendiri, itu cerita dari masyarakat, sebenarnya ada seseorang yang pernah kesini untuk ingin kerjasama mengelola gedung tersebut sebagai tempat destinasi wisata sejarah, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya kembali.

Lanjutnya, Adm yang dulu  pernah meninggal dunia satu keluarga kecelakaan tunggal dan dimandikan ditempat situ hanya yg masih hidup hanya putranya dan didatangkan paranormal katanya tempat tersebut terlihat mistik, juga dikaitkan dengan mistisnya tempat tersebut.

Gedung Lo Ji Papak bisa dijadikan sebagai tempat yang menarik perhatian wisatawan seperti kota lama Semarang, karena ditempat tersebut masih banyak gedung gedung peninggalan Belanda dan sebagai cagar budaya, seperti setasiun kereta api Geyer juga masih berbentuk gaya peninggalan Belanda.


Foto : gedung Lo Ji Papak tampak samping & didalam gedung


Wartawan : Dwi Ari W
Editor Miftakh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gedung Lo Ji Papak Di Kecamatan Geyer Tempat Tinggal Pembesar Belanda"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera