Pengertian Puisi : Hakikat,Bentuk dan Contoh Puisi Baru dan Lama

Papanpedia - Puisi menurut KBBI adalah gubahan dalam bentuk bahasa yang bentuknya dipilih dan di tata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman yang membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi,irama dan makna khusus.

https://www.papanpedia.com/2020/01/pengertian-puisi-hakikatbentuk-dan.html

Puisi juga bisa diartikan sebuah karya sastra yang ditulis oleh seseorang tentang pengalaman,peristiwa yang di alamai atau sesuatu yang diamati,dipikirkan maupun didengar. Puisi merupakan cetusan jiwa sesorang penyair apabila disusun dengan pilihan kata atau diksi yang menarik kana memikat pembaca atau pendengar untuk menikmati puisi tersebut.

Puisi dulunya dikenal sebagai pantun, Puisi berkembang biasanya digunakan untuk menyampaikan amanat. Selanjutnya fungsi puisi meluas menjadi wadah mengapresiasikan pendapat/ide. Saat ini,puisi kerap digunakan untuk media kritik sosial yang mencakup realitas kehidupan masyarakat indonesia.

Secara umum puisi dibagi menjadi dua yaitu Puisi Lama dan Puisi Baru.
  •  Puisi Lama

Puisi Lama adalah puisi yang terikat pada jumlah bait,jumlah baris dalam satu bait,rima,irama,kemerduan bunyi dan lain-lain. Ada beberapa kategori yang membentuk puisi lama, berikut ini daftarnya :
  1. Mantra adalah Ucapan ucapan berirama yang dianggap memiliki kekuatan gaib untuk mewujudkan berbagai keinginan/harapan. Misalnya minta hujan,menolak Hujan, mengusir hujan,mengusir roh jahat,menuai padi agar panen mendatangkan lebih banyak dan lain sebagainya.
  2. Pantun adalah Puisi yang ciri-cirinya memiliki 2 baris pertama merupakan sampiran dan 2 baris terakhir merupakan isi, tiap bait terdiri atas 4 baris,tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata dan memiliki persajakan AB-AB
  3. Karmina(Pantun Kilat) adalah Bentuknya sepert pantun tetapi lebih pendek tiap baris hanya berisi 2 baris.
  4. Seloka(Pantun berkait) adalah Pantun yang salah satunya sampiran diulang pada bait berikutnya
  5. Gurindam Adalah Puisi yang memiliki ciri-ciri tiap bait terdiri atas 2 baris bersajak a-a, dan isi dari Gurindam adalah tentang nasehat
  6. Syair adalah Puisi yang bersumber dari arab dengan memiliki ciri-ciri : tiap bait berisi 4 baris,bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
  7. Talibun adalah Pantun yang tiap bait terdiri dari 6-10 baris
Untuk melengkapi pembahasan tentang puisi lama, berikut ini contoh-contoh puisi lama :

- Kalau tuan pergi kehulu
  Carikan saya bunga kamboja
  Jika tuan Mati dahulu
  Nantikan saya dipintu surga

- Wahai anak muda kenali dirimu
  Lalah perahu tamsil tubuhmu
  Tiadalah berapa lama hidupmu
  Ke akhirat juga kekal diammu

- Kalau tuan pergi ke tanjung
  kirim saya sehelai baju
  Kalau tuan menjadi burung
  Saya menjadi ranting kayu
  • Puisi Baru
Puisi baru adalah Puisi yang berbentuk lebih bebas dari pada puisi lama dalam segi jumlah baris,suku kata maupun rima. Puisi baru dapat dibedakan menurut isinya,karakteristiknya dan juga pengelompokan puisi dalam jumlah baris.

    1. Puisi menurut isinya :

a. Balada adalah puisi yang berisi kisah/cerita,disebut juga dengan puisi naratif
b. Himme adalah Puisi pujaan untuk tuhan,tanah air atau pahlawan
c. Ode adalah Puisi sanjungan untuk orang yang berjasa
d. Epigram adalah Puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup
e. Romacne asalah Puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih
d. Elegi adalah Puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan
f. Satire adalah Puisi yang berisi sindiran/kritik

   2. Puisi berdasarkan karakteristik

a. Puisi Visual adalah Puisi yang menonjolkan bentuk visual dan bentuk itu sendiri juga bisa mengandung makna.
b. Puisi Mantra adalah Puisi yang mendekati bentuk mantra/meniru gaya mantra
c. Puisi Diafan adalah Puisi yang memiliki makna terbuka tanpa lambang kiasan
d. Puisi Prismatis adalah puisi yang memiliki makna terbalut oleh berbagai lambang/kiasan

  3. Puisi berdasarkan jumlah baris

a. Distikon terdiri dari (2 baris)
b. Tersina terdiri dari (3 baris)
c. Kuatrin terdiri dari (4 baris)
d. Kuin terdiri dari (5 baris)
e. Sektet terdiri dari (6 baris)
f. Septima terdiri dari (7 baris)
g. Oktaf terdiri dari (8 baris)
h. Sonata terdiri dari (14 baris : 3 kautrin + 1 diskotin atau 2 kautrin + 2 tersina )

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Dilakukan MC saat Membawakan Acara

Secara umum perlu kita memahami puisi dengan penjiwaan dan juga secara teknik dalam penulisan, selain itu ada beberapa ha yang harus diperhatikan dalam memahami puisi :
  1. Puisi merupakan ungkapan jiwa pengarangnya yang ditampilkan secara ekspresif. Ungkapan jiwa ini dapat berupa protes sosial,cinta,nilai-nilai ketuhanan dan segala hal yang menyangkut kehidupan manusia.
  2. Puisi hendaknya ditulis atas dasar inspirasi pengarangnya. Sekecil dan sesederhana apapun inspirasi tersebut,puisi merupakan realisasi perasaan penulisannya
  3. Penulisan puisi harus didasarkan pada teknik-teknik tertentu. Teknik tertentu inilah yang bisa digunakan untuk menyampaikan ide yang biasa disebut dengan gaya/majas
  4. Pencipataan puisi juga harus memperhatikan tema dan amanat yang hendak disampaikan. Tema dan amanat merupakanstruktur batin sebuah puisi. Tema merupakan poko persoalan yang diungkapkan oleh penyair,sedangkan amanat mengandung maksud/pesan yang hendak disampaikan
Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Puisi Hakikat,Bentuk dan Contoh Puisi baru dan lama.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Puisi : Hakikat,Bentuk dan Contoh Puisi Baru dan Lama"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera