19 Contoh dan Macam-Macam Majas Puisi

Papanpedia - Contoh dan Macam Majas-Macam Majas Puisi. Majas Puisi adalah Permainan bahasa untuk memperoleh efek estetis,untuk memaksimalkan ekspresi,serta untuk memperoleh kesan/rasa tertentu. Ada beberapa majas yang sering digunakan di dalam puisi, mulai dari majas metafora sampai dengan majas sarkasme. Setiap majas memiliki pengertian dan contohnya masing-masing, berikut ini penjelasan Macam-macam majas :

https://www.papanpedia.com/2020/01/19-contoh-dan-macam-macam-majas-puisi.html
 

 19 Contoh dan Macam-Macam Majas Puisi



  • Majas Metafora adalah Majas yang digunakan untuk membandingkan kalimat puisi secara langsung. Contoh :

- Mendadak darah saya mendidih mendengarkan kata-katanya yang kasar
- Engkaulah putri duyung tawananku
- Aku ini binatang jalang
- Kaulah kandil kemerlap,pelita jendela dimalam gelap


  • Majas Simile adalah Majas yang membandingkan sesuatu dengan menggunakan kata pembanding. Contoh :

- Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang memasang lilinnya
- Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai sedap malam menyirak kelopak
- Putri duyung dengan suara merdu bagai angin laut
- Malam tambah merasuk, rimba jadi semati

Baca Juga : Pengertian Puisi : Hakikat,Bentuk dan Contoh Puisi Baru dan Lama

  • Majas Hiperbola adalah majas yang memperbesar-besarkan atau melebih-lebihkan. Contoh :

- Aku mau hidup seribu tahun lagi
- Rintihnya tersebar selebar tujuh desa
- Dari pantai ke empat sedu penghabisan bisa terdekap
- Cita-citanya setinggi langit

  • Majas Personifikasi adalah Majas yang menggambarkan benda-benda mati seolah-olah hidup seperti manusia, hal ini sering disebut dengan pengorangan/penginsanan. Contoh :

- Angin menggosok-gosokan tubuhnya pada ilalang
- Bulan tersenyum menyaksikan kebahagiaan kedua mempelai
- Sepi menyanyi malam dalam mendoa tiba

  • Majas Sinekdok pars prototo adalah Majas yang menyebutkan sebaian untuk keseluruhan. Contoh :

- Hari ini kita tangkap tangan-tangan kebatilan yang selama ini mengenakan seragam kebesaran
- Sudah lama saya tidak melihat batang hidungnya
- Untuk dapat melihat pertunjukan itu,setiap kepala diharuskan membayar Rp5000.000


  • Majas Sinekdok totern pro parte adalah Majas yang penyebutan keseluruhannya tetapi untuk sebagian. Contoh :

- Dalam pertandingan kemarin petang, Jakarta berhasil mengungguli balikpapan dengan 3-0 langsung.
- Perang dunia II berakhir pada tahun 1942
- Politisi dan pejabat tinggi adalah calo-calo yang rapi


  • Majas eufimisme adalah Majas Ungkapan penghalus agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Contoh :

- Orang gila disebut berubah akal
- Pelayan toko disebut pramuniaga
- Orang buta disebut tuna netra

Baca Juga :  Perbedaan Unsur Ekstrinsik dan Intrinsik Puisi


  • Majas Tautologi adalah Majas penggunaan kata-kata yang senada/ hampir sama untuk menyangatkan. Contoh :

- Bisa dan luka kubawa berlari, hingga hilang pedih perih
- Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa
- Siapa orang takkan tertarik kepada orang yang ramah,baik hati,serta berbudi seperti dia


  • Majas Repetisi adalah Majas pengulangan kata-kata yang sama dalam suatu baris kalimat. Contoh :

- Dengan seribu gunung langit tak runtuh, dengan seribu perawan hati tak jatuh dengan seribu sibuk sepi tak mati.
- Kita harus bersatu,sekali lagi bersatu seperti bersatunya kelima jari dalam kepalan
- Untuk mencapai cita-citamu itu, satu hal jangan kau lupakan belajar, belajar dan sekali-kali belajar.


  • Majas Paralelisme adalah Majas yang diulang-ulang frasa/kata antar baris puisi.Contoh :

- Aku manusia
  Rindu rasa
  Rindu rupa
- Kalau kau mau,akau akan datang
  Jika kau kehendaki,aku akan datang
  Bila kau minta,aku akan datang

Dalam majas paralelisme ini ada sedikit catatan yaitu pengulangan bunyi pada awal kalimat disebut anfora sedang pengulangan bunyi pada akhir kalimat disebut epifora.


  • Majas Klimaks adalah Majas dengan gaya bahasa ayng mengandung urut-urutan pikiran semakin meningkat. Contoh :

- Bukan hanya beratus,beribu,malah berjuta orang yang telah menderita akibat peperangan
- Dari kecil sampai dewasa, malah sampai setua ini engkau belajar,tapi tak juga pandai-pandai.


  • Majas anti klimaks adalah Majas dengan gaya bahasa yang mengandung gagasan-gagasan yang diurutkan semakin menurun. Contoh ;

- Kakeknya, Ayahnya, dia sendiri dari kini anaknya semuanya tak ada yang luput dari penyakit turunan itu.
- Gedung-gedung,rumah-rumah dan gubuk-gubuk semuanya mengibarkan sang saka merah putih pada hari ulang tahun kemerdekaan itu.
- Jangankan satu juta,seratus ribu pun aku tidak punya.


  • Majas Paradoks adalah Majas dengan gaya bahasa mengandung pertentangan yang nyata dengan fakta-fakta yag ada(berlawanan tetapi benar). Contoh :

- Dia kaya, tapi miskin
- Gajinya besar, tetapi hidupnya melarat
- Dia tertawa tetapi hatinya menangis


  • Majas Antitesis adalah Majas dengan pengulangan kata yang berlawanan. Contoh :

- Tua muda, besar kecil, pria wanita dalam keramaian itu.
- Hidup matinya,susah senangnya serahkanlah kepadaku


  • Majas Pleonasme adalah Majas yang menjelaskan sesuatu yang sebetulnya sudah jelas. Contoh :

- Naiklah keatas terus belok ke kiri di situ ruang praktiknya
- Darah merahnya membasahi bumi pertiwi
- Tulang putihnya berserakan di bumi
- Maju ke depan kerjakan soal nomor 5


  • Majas Metonimia adalah Majas dengan gaya bahasa menggunakan nama merek dagang yang mengasosiakan sebuah benda. Contoh :

- Ayah selalu menghisap Commodore(Merk r*kok)
- Dia datang selalu memakai kijang(Merek mobil)


  • Majas Ironi adalah Majas sindiran halus atau cara menyindir dengan mengatakan sebaliknya. Contoh :

- Baru pukul 08:00 mengapa sudah bangun ?
- Wah, Pintar memang kau, mengerjakan soal semudah itu tidak satupun yang betul
- Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja, tidak tugu atau tempat main bola air mancur warna-warni.

Baca Juga : 5 Hal yang Harus Dilakukan MC saat Membawakan Acara


  • Majas sinisme adalah Majas dengan sindiran kasar. Contoh :

- Muntah aku melihat perangamu yang tak juga pernah berubah ini!


  • Majas Sarkasme adalah majas dengan ejekan sindiran kasar. Contoh :

- Tulikah kamu di panggil sejak tadi tidak datang juga.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "19 Contoh dan Macam-Macam Majas Puisi"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak, Kami akan membalasnya segera