Inilah Alasan Pesawat Terbang Jarang Berjalan Mundur Sendiri

Papanpedia - Pernahkah anda naik pesawat ? jika iya, beruntunglah anda. Karena masih banyak orang diluar sana belum pernah naik moda transportasi udara ini. ngomong-ngomong soal pesawat, pesawat merupakan salah satu moda transportasi udara yang paling aman didunia.



Karena memang pesawat dari sekian ribu penerbangan, hanya mengalami kecelakaan tidak sampai 1 %. Hal inilah yang menyebabkan pesawat terbang diminati oleh berbagai kalangan.

Pesawat terbang, untuk tujuan rute terbangnya pasti mengarah ke sebuah Bandara. Apa itu bandara ? bandara merupakan tempat dimana pesawat terbang melakukan pemeriksaan pesawatnya, serta untuk menjemput dan menurunkan pesawat.

Ada banyak sekali pesawat yang ada di dalam bandara. Mulai dari pesawat yang berukuran kecil sampai dengan besar. Semua ada di bandara. Tetapi pernahkah anda berfikir ? kenapa saat di bandara tidak pernah melihat pesawat yang berjalan mundur ?

Apakah karena pesawat tidak memiliki spion di sisi kanan dan kirinya ? atau karena tidak ada tukang parkirnya ? hehehe semua pertanyaan itu akan terjawab pada artikel ini.

Pesawat memang tidak dirancang untuk bisa berjalan mundur. Memang ada beberapa pesawat yang berjalan mundur, tetapi biasanya ukurannya lebih kecil dari pesawat yang sering dijumpai di bandara.

Hal ini disebabkan karena akan ada permasalahan yang sangat serius jika pesawat terbang yang berukuran besar tersebut berjalan mundur. Lagi-lagi disini soal efektifitas dan keamanan moda transportasi pesawat.

Mesin pesawat didesain untuk berputar mengarahkan pesawat ke depan, untuk itu mesin pesawat hanya bisa berjalan ke depan. Adapun jika ada pesawat yang berjalan mundur itu dengan pesawat yang didesain khusus.

Ada beberapa alasan kenapa pesawat yang berukuran besar yang biasa digunakan untuk transportasi tidak berjalan mundur sendiri . Hal ini dikarenakan, Apabila pesawat berjalan mundur. Maka akan berdampak pada partikel-partikel yang berada di sekitar mesin pesawat akan terbang tak terarah.

Hal ini bisa menyebabkan pecahnya kaca-kaca bandara atau area pesawat ketika berjalan mundur. Bahkan dapat membuat bodi pesawat sendiri rusak akibat partikel –partikel yang berhamburan tersebut.

Sebenarnya Partikel yang dapat terangkat biasanya alumunium dan besi yang sangat kecil , seperti paku,kerikil dan kawat. Tetapi sekecil apapun partikel itu jika dapat gaya dorongan yang sangat kuat maka akan sama bahayanya.

Mesin pesawat terkenal mengahsilkan Gas CO2 yang cukup banyak. Ini dihasilkan dari mesin pesawat saat terbang di udara. Selain saat terbang di udara, pesawat akan mengeluarkan Gas CO2 yang banyak, ketika digunakan untuk berjalan mundur. Hal ini sangat berbahaya sekali bagi kesehatan orang-orang yang berada di sekitar pesawat. Akibat menghirup Gas CO2 yang dihasilkan saat pesawat berjalan mundur.

Selain berdampak pada kualitas udara disekitar pesawat, ada juga dampak lain yang bisa merusak serta membahayakan penumpang pesawat yang berjalan mundur. Yaitu pesawat akan kehilangan kendali sehinggaa pesawat akan miring kebelakang atau bisa dikatakan ekor pesawat akan turun terkena aspal bandara.

Hal ini bukanlah tidak mungkin terjadi, karena roda pesawat didesain berposisi untuk maju ke bagian depan. supaya lebih mudah dalam hal pendaratan.Tetapi pesawat jika melakukan manufer berjalan mundur, kemungkinan untuk kejadian seperti ini dapat terjadi.

Nah mungkin itu tadi beberapa alasan yang menyebabkan pesawat yang kita temui dibandara jarang sekali atau bahkan tidak pernah berjalan mundur. Untuk saat ini pesawat jika berjalan mundur membutuhkan bantuan mobil kecil. Sebagai pendorog pesawat untuk berjalan mundur.

Subscribe to receive free email updates: